Archive for July, 2005

I’m Going To…….

Monday, July 25th, 2005

Sudah kualami seribu misteri…dalam kehidupan yang kulewati. Tiada jawaban yang dapat kugenggam, semakin jauh aku tenggelam. Selagi ku bimbang dalam keraguan, Kau Tunjukkan arah jalan yang benar..Hingga ku tak lagi ragu tuk melangkah…menyibak rahasia yang

kan

datang…Terlalu lama aku mencari kepastian diri yang telah tersembunyi…

Thank You Allah…

Wednesday, July 20th, 2005

     Thank You Allah….Kau telah berikan orang-orang bijak di sekelilingku. Lewat mereka aku bisa jalani semuanya dengan penuh hikmah. Lewat mereka mata batinku terbuka lebar. Keep them surround me Ya Allah…I wanna like this 4ever. Mereka datang di saat yang tepat dan lewat hal yang tidak disangka-sangka…..

Syukurku….

Tuesday, July 19th, 2005

     Seharusnya rasa syukurku tak terhingga padaMu Ya Allah…begitu banyak yg sudah Kau Berikan…Begitu banyak yang sudah kunikmati….Aku yang dhoif ini ampunilah karna sedikit sekali rasa syukurku padaMu…

Tentang dia…….

Tuesday, July 19th, 2005

   Kalau aku mencintai seseorang…aku hanya akan mengungkapkannya kepada Allah saja dan kemudia aku akan berdoa….Semoga aku dan dia dipersatukan….Dan semoga dia adalah yang terbaik untukku…Amien :)

Eeemmmmm…..

Thursday, July 14th, 2005

      Dah beberapa hari ini ga melihat dunia luar. Hanya berputar-putar di 3 tempat : Kamar tidur, dapur, dan kamar mandi; dengan beberapa aktivitas : melototin komputer, pray, masak, makan, mandi, nyuci, tidur, dengerin curhatnya tetangga kos, and the sweet one…reading books, yeah J.       

          Bored??? Not really :). Setelah hampir 5 tahun menjadi “anak jalanan”, aku baru merasakan nikmatnya jadi “anak rumahan”. Deeuuhhh…ganti cerita niyyy…??? Yeah, itung-2 nyoba hal baru lah. Ternyata asyik juga kok, ga jelek-2 amat. I can dominate the kitchen, play my fingers on the keyboard and eat my cute cooking (my own cooking is always be the best..narcis! huehehehehe)…and….what deal are you cooking up, Kartika??? Eeemmm…

         

         

Zaman Ini….

Wednesday, July 13th, 2005

Ini zaman apa…terjadi ironi dimana-mana…anomali…absurb…mehong…Tapi aku tak layak mencela zaman. Sebab waktu ini adalah waktu-Mu, ruang ini adalah ruang-Mu, dan jiwaku ada dalam genggaman-Mu.

        Dalam setiap hembusan nafasku hadir Kuasa-Mu. Wahai Robb, Engkau tak pernah lupa beri aku nikmat, tak pernah lupa Mengurus-Ku, tak pernah Meninggalkanku…Sedang aku sering meninggalkan-Mu, melupakan-Mu, lalai terhadap-Mu.  Wahai Tuhan Yang Maha Kasih…Tangan-Mu lah yang Menggapaiku saat aku jatuh, Menyentil-Ku saat aku khilaf. Sampai sekarang Kau masih izinkan aku berpijak di bumi-Mu…Kemana lagi aku akan berpijak jika tidak di bumi-Mu…sebab ruang ini adalah ruang-Mu dan waktu ini adalah waktu-Mu. Engkau masih berikan aku kesempatan untuk menangis ketika aku ingin menangis…

        Di tengah zaman yang sedang berputar ini…aku hanya ingin menjadi lebih baik dari hari kemarin, bukan lebih baik dari orang lain…Tak boleh ada kesombongan, tak boleh ada keangkuhan…sebab aku bahkan tak bisa menggenggam jiwaku sendiri…betapa manusia begitu rapuh…

Dalam durasi yang telah terpotong untuk suatu percuma, ciptakanlah yang tersisa menjadi durasi yang berharga…

Kutipan-2 penting neh..

Wednesday, July 13th, 2005

On April 30 to May 5th 1996, the SPLM held another important conference on Civil Society and establishment of Civil Authority in the New Sudan (CANS).
http://splmtoday.com/modules.php?name=Splm&page=cvlwar&sect=3 diakses 8 april 2005

The main aim of the nomads was to seize land, and they would often give notice to Fur villagers before the raids to make way for the “liberating” or “cleansing” forces. Nonetheless, the toll on population and resources was high. By the time of the 1989 peace conference, an estimated 5,000 Fur and 400 Arabs had been killed; tens of thousands had been displaced and 40,000 homes destroyed.
The Sahel drought, coupled with interference by government and the struggle for local political power, appears to have polarized the ethnic groups whose identities and inter-relationship had hitherto been fluid. The only way out of the crisis will be the recognition of its environmental and developmental origins, and the negotiation of equitable access to resources in a fragile eco-zone.
Drafted for Minority Rights Group 1995

http://www.sudanupdate.org/REPORTS/PEOPLES/Darf.htm, 5 juli 2005

Kata kunci : accelerate the darfur conflict
government-Politics Sudan

Agenda…..

Monday, July 11th, 2005

     

       Tiap hari bahan-2 mentah di kulkas makin berkurang. Itu berarti aku harus bergerak untuk membuat bahan-2 mentah itu tidak berkurang. Tepung bumbu Royco dah nyaris habis, begitu juga dengan jamur tiram, bawang merah dan lombok merah serta beberapa sayur-mayur. Kemaren aku dah belanja tapi rupanya penyakit “lupa ingatan sesaat” ku kumat jadi beberapa item ga kebeli. Ok deh, besok bergerak..

Yap

yap yap J. Biasanya aku belanja di Bilka tapi kadang juga di Super Indo. Kalo di Bilka itu harganya lebih murah, kalo di Super Indo barangnya lebih lengkap.

       Masak hampir tiap hari itu melelahkan dan mengherankan (bagi sebagian orang di kosanku). Mereka sering memandang aneh padaku dan pasti terlontar pertanyaan : “ Masak lagi Tik?”. Dan kujawab dengan iya ato senyum. Aku sendiri ga berani bagi-2 masakanku sama orang lain sebab rasanya ga dijamin established (baca : mantap/enak) dan biasanya gurih pangkat 3 alias keasinaaan. Masa keasinannya in prolonged time??? Ongoing gitu…..L

Selingan Penting…..

Sunday, July 10th, 2005

        Dalam menjalani sebuah proses, seringkali kita harus melalui banyak tahapan, termasuk tahapan selingan. Pun dalam proses membuat skripsi, tahapan selingan diisi oleh banyak hal, salah satunya adalah menuangkan segenap rasa dan pikir dalam sebuah tulisan di luar skripsi.

Yap

, nge-posting tulisan-2 di blog adalah selinganku selama membuat skripsi, selain selingan-2 lain yang ga mungkin kuceritakan di sini (terserah aku dong mau cerita apa enggak…).

        Asyiknya buat tulisan di blog adalah bahwa kita bisa menjadi penulis independent, artinya kita tidak terikat oleh aturan-2 mass media. We write what we want, what we think and what we feel, no mercy. Ga ada editor yang tiba-2 mengedit tulisan kita seenak udelnya sendiri

kan

? Ga ada pimred (pimpinan redaksi) yang bakalan ngomel panjang-pendek karna tulisan kita dianggap tidak sesuai dengan “ideology” media

kan

? Ga ada, ga ada, dan ga ada “selingan-2” yang terlalu mengganggu. Kalo cuman komentar-2 singkat maupun panjang dari para user itu

kan

biasa. No problemo sir!

       

After Pentol :D

Sunday, July 10th, 2005

          Tau ga makanan paling enak kedua after Pentol??? Yap, The Yummyy Nasi Goreng buatanku. Eeemmm…Yummmyyyyyyy. Rahasia kelezatan The Yummyy Nasi goreng buatanku ini terletak pada bumbu plus material pendukungnya. Komposisi bumbu dalam jumlah yang banyak membuat rasanya menjadi mantap. Bukan tanpa alasan aku menambahkan kemiri di dalam paket bumunya, sebab kemiri memang item yang cocok sekali untuk menambah kelezatan, tepatnya menambah gurih The Yummyy Nasi Goreng buatanku. Tidak bisa dipungkiri bahwa tidak cukup hanya core-nya saja yang sanggup menjadikan The Yummyy Nasi Goreng ini yummmyyyyyy….Penambahan material pendukung yang (mungkin) tergolong phery2 seperti irisan The Scent of The Great Seledri, The Cute Mushroom, and The Nice Fish Ball. Last but not least, The fish oil, special fluid, and The shrimp crispy turut membangun ke-yummmyyyyyyy-an The Yummyy Nasi Goreng buatanku. So, this is a system that needs a lot of items in the world of spiceeeeeee….To make foods Yummmyyyyyy….