Archive for February, 2008

Unconvenient Truth

Monday, February 4th, 2008

Unconvenient Truth

Hari itu, 29 Januari 2008, waktu menunjukkan pukul 14.11 WIB. Deru air hujan yang terbawa angin kencang membawa suasana sentimental- ketimbang menakutkan. Seingatku beberapa hari ini cuaca cukup cerah-kok tiba-tiba hujan amatlah deras. Tapi memang, cuaca di Surabaya tidak bisa dipegang, sekarang cerah, besok hujan amat derasnya. Aku yang masih berkutat dengan biografi Herawari Diah pun terhenyak oleh gemuruh suara air hujan disertai angin kencang ini. Beberapa minggu lalu suasana seperti ini berhasil menumbangkan beberapa pohon di Surabaya, dan terus-terang aku takut hal itu akan terulang dengan intensitas yang lebih besar. Akhir-akhir ini aku sering mendengar kabar buruk tentang keadaan bumi kita, khususnya perubahan iklim yang ekstrem. Es di kutub mencair, bumi makin panas, keseimbangan ekosistem terganggu. Otomatis aku sebagai salah satu makhluk hidup di atas bumi pun turut terganggu. Kabar buruk soal bumi ini bertebaran dimana-mana, televisi, radio, koran, majalah, VCD, dll. Bahkan dari kabar yang kudengar lewat televisi, mantan calon presiden AS, Al Gore, mengkampanyekan gerakan Save Earth, lewat buku berjudul Unconvenient Truth, gelar konser yang alih-alih kampanye, dan menampilkan diri dalam talkshow paling terkenal di dunia; Oprah Winfrey Show.
Aku sendiri suka menyaksikan acara Green Minute di Metro TV, sebuah tayangan penuh fakta- berdurasi sekitar 10 menit-mengenai persoalan dan solusi yang berkaitan dengan lingkungan hidup. Dan lagi-lagi aku tahu bahwa…kondisi bumi kita yang makin buruk ini perlahan tapi pasti akan menyebabkan kematian sejumlah besar makhluk hidup di atasnya, bahkan suatu saat nanti kehidupan di atas bumi akan musnah…